Kapolri Jamin, Mural Paling Pedas Jadi Sahabatnya

Redaksi 19 Kali Dilihat 0 Komentar

Kapolri Jamin, Mural Paling Pedas Jadi Sahabatnya

KEBEBASAN BEREKSPRESI : Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo S Prabowo resmi membuka Bhayangkara Mural Festival 2021 di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan. (foto : Div Humas Polri)

JAKARTA - Bhayangkara Mural Festival 2021 resmi dibuka Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (30/10/2021).

Lomba mural bertema ‘Peran Generasi Muda untuk Berkreasi dalam Menyampaikan Informasi yang Positif di Masa Pandemi COVID-19 tersebut dihadiri Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono hingga Kadiv TIK Polri Irjen Slamet Uliandi.

Jenderal Listyo Sigit dalam sambutannya mengatakan, pihaknya membukakan pintu kritik selebar-lebarnya bagi masyarakat agar pihaknya dapat berbenah dari waktu ke waktu. Dan lomba mural ini merupakan bukti bahwa Polri dan pemerintah tidak antikritik serta menghormati kebebasan berekespresi.

“Kami sebagai institusi Polri memegang teguh aturan-aturan yang ada, arahan dari Bapak Presiden, terkait dengan kebebasan berekspresi sehingga tentunya hari ini adalah bukti kami menghormati kebebasan berekspresi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hak kebebasan berekspresi masyarakat telah dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 serta Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Hari ini adalah bukti kami menghargai kebebasan ekspresi," kata Sigit.

Sigit menyampaikan saat start awal dibuka pendaftaran pesertanya hanya 18 orang. Karena ada isu bahwa nanti kalau peserta kemudian ikut, ini cara polisi untuk mengetahu identitas peserta, dan nanti mereka berpikiran bisa terkuak dan pasti ditangkap.

"Setelah disampaikan bahwa para peserta diberikan kebebasan untuk menuangkan karyanya baik yang bersifat positif maupun negatif, akhirnya para pendaftar melonjak hingga 803 orang. Setelah disaring di tingkat Polda jajaran maka sebanyak 80 tim mural diberi kesempatan untuk memamerkan karyanya di Lapangan Bhayangkara," ujarnya.

Selain itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menantang para peserta untuk tidak segan-segan menuangkan karyanya mengkritik bagi Polri.

"Nanti yang gambarnya bagus, khususnya yang tentang Polri kalau itu gambarnya paling pedas itu juga akan kami terima, dan saya jamin yang berani gambar seperti itu akan jadi sahabatnya Kapolri, jadi temannya Kapolri," katannya. (far)

Tinggalkan Komentar