Waspada Musim hujan, BPBD Sampang instruksikan

mihari 21 Kali Dilihat 0 Komentar

Waspada Musim hujan, BPBD Sampang instruksikan

SAMPANG - Musim hujan pada tahun ini tidak sama dengan tahun sebelumnya menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait kedatangan La Nina menjelang akhir tahun ini. La Nina bisa meningkatkan curah hujan bulanan di wilayah Sampang dari Utara termasuk Kecamatan Robatal, Kecamatan kedungdung ,dan karang Penang, Kabupaten Sampang

Pada bulan November Sampai Januari 2022 ini Curah hujan Di prediksi akan mencapai 70 % dengan debet air Curah hujan bila terus terguyur, maka penampungan debet air Sungai Kali Kemuning akan meluap maka untuk masyarakat Sampang perlu hati - hati dan waspada.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Asroni, menyampaikan untuk mengantisipasi dampak turunnya pada pancaroba di tahun 2021, sehingga BPBD kabupaten Sampang untuk mempersiapkan tim tangguh bencana dan menggelar sosialisasi peningkatan kewaspadaan kepada masyarakat yang kenak dampak banjir ,"Katanya Selasa(9/11/2021)

Untuk saat ini musim penghujan dimungkinkan mengalami peningkatan intensitas curah hujan 20% sampai 70%. Hal itu terjadi dikarenakan adanya pengaruh fenomena La Nina atau fenomena alam yang menyebabkan curah hujan yang lebih tinggi.

Sehingga cuaca ekstrem ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Sampang saja Namun pada daerah lain yang ada di Jawa Timur. Selain itu curah hujang yang sering mengguyur di Sampang akan terjadi pada pertengahan Bulan November Bulan Desember Sedangkan puncaknya derasnya hujan pada Bulan Januari sampai Februari 2022," tuturnya 

Menurut Asroni, di tengah fenomena La Nina di Kabupaten Sampang akan berpotensi terjadinya bencana alam seperti, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Terkait itu semua, pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah diantaranya, bencana banjir berpotensi melanda 4 kelurahan dan 7 desa di Kabupaten Sampang.

Kemudian bencana tanah longsor berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi seperti di Kecamatan Karang penang, robetal ,dan Tambelangan Jadi untuk angin puting beliung tidak bisa dipastikan, tapi kami tetap mengaca pada tahun sebelumnya.

Asroni, berharap kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir akan fenomena La Nina, yang penting lebih meningkatkan kewaspadaan. Sejauh ini pemerintah daerah bersama pihak terkait sudah melakukan upaya antisipasi bencana.

Kemarin dengan dipimpin Forkopimda, persiapan pasukan dan pengecekan segala peralatan sudah dilakukan," pungkasnya.(Hari).

Tinggalkan Komentar